Bubur biji salak atau bubur candil

Bubur candi merupakan salah satu kuliner pagi yang masih populer di jawa tengah, bubur candil biasanya di jual dipasar-pasar tradisional, Bubu candil salah satu jenis bubur manis yang begitu banyak digemari masyarakat.

Tekstur bubur yang halus, juga rasa manisnya di imbangi dengan santan, jadi rasa manis bubur candil tidak neg.

Bubur candil yang kita kenal dengan bubur biji salak karena warnanya coklat dan bulat kecil ini sangat cocok dijadikan menu tajil pada bulan puasa.

Cara membuat bubur candil atau biji salak

Bahan  Biji salak
500 gram ubi jalar merah, kupas , cuci, kukus, dan haluskan
100 gram tepung tapioka
1/2 sdt garam

Bahan bubur
750 ml air
250 gram gula merah
50 gram gula pasir
3 lembar daun pandan, simpulkan
1/2 sdt garam

Bahan Kuah Santan
300 ml santan
2 lembar daun pandan (ikat simpul)
1/2 sdt garam
1/2 sdt tepung  maizena, larutkan dengan sedikit air

Cara membuat Bubur biji salah atau bubur candil

  • Campur ubi jalar, garam dan tepung tapioka, aduk rata, bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil sebesar kelerang atau sesuai selera lalu sisihkan.
  • Rebus air gula merah, gula pasir, daun pandan dan garam hingga mendidih. Angkat dan saring
  • Masak kembali larutan gula, hingga mendidih kembali. Masukkan biji salak hingga mengapung ke permukaan air


Cara membuat kuah santan
Rebus santan, daun pandan dan garam, hingga mendidih sambil diaduk-aduk, agar santan tidak pecah. Tuanglah larutan tepung maizena, masak hingga santan agak

mengental

Bubur biji salak siap disajikan, siram dengan kuah santan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar